Langsung ke konten utama

ZIARAH DAN TABARRUK SHAHABAT ABU AYYUB AL-ANSHARI

sumber: fb hasan baroom
Dawud bin Abi Shalih Mengatakan: 
“Suatu sa'at Marwan bin Hakam datang ke Masjid (Nabawi).
Dia Melihat Seorang Lelaki telah Meletakkan Wajahnya di Atas Makam Rasul Saw.
Kemudian Marwan Menarik Leher dan Mengatakan: ‘'Sadarkah Apa yang Telah Engkau Lakukan..???’'.
Kemudian Lelaki itu Menengok Kearah Marwan (ternyata lelaki itu adalah Abu Ayyub Al-Anshari ra) dan Mengatakan:
'‘Ya, Aku Bukan Datang untuk Seonggok Batu,
Aku Datang di Sisi Rasulullah Saw',
Aku Pernah Mendengar Rasulullah Saw Bersabda: ‘'Sewaktu Agama Dipegang oleh Pakarnya (ahli), Maka Janganlah Menangis untuk Agama tersebut. Namun ketika Agama dipegang oleh yang Bukan Ahlinya Maka Tangisilah’ ”.
= (Lihat: Mustadrak 'Ala Ash-Shahihain,
Karya Al-Hakim An-Naisaburi, Jilid: 4, Halaman: 560 Hadits ke-8571)
- (Wafa’ Al-Wafa’ Karya Samhudi,Jilid: 4,
Halaman 1404).
Juga Riwayat tsb Bisa di Rujuk Didalam
Kitab-Kitab:
- Ibnu Hibban dalam Shahihnya,
- Imam Ahmad (5:422),
- Thabarani, Mu`jam Al-Kabir (4:189)
- Al-Haitami Al-Zawa'id (5:245),
- Al-Hakim, Mustadrak (4:515),
- Al-Subki, Shifa' Al-Siqam, Halaman 126,

= Hadits Diatas (dari Hakim An-Naisaburi) telah dinyatakan Keshahihannya oleh Adz-Dzahabi. Sehingga Tidak Ada seorang Ahli Hadits lain yang Meragukannya.
Atas Dasar Hadits di atas, Maka As-Samhudi dalam Kitab Wafa’ Al-Wafa’ jilid: 4 halaman: 1404 Menyatakan Bahwa;
- "Jika Sanad Haditsnya Dinyatakan Baik (benar),
Maka Menyentuh Tembok Kuburan (makam),
Tidak Bisa Dinyatakan Makruh”.
- Intinya, Jika Hukum Makruh Saja Tidak Bisa Ditetapkan,
Apalagi Hukum Haram, Sebagai Perwujudan dari Perbuatan Syirik.
- Hadits Diatas itu Jelas Menunjukkan Disamping Ziarah kepada Rasulullah Saw, Juga Tabarruk Ke Makam Rasulullah Saw.
Ziarah Kubur dengan Tujuan Tabarruk Semacam itu Tidaklah Mengapa, Bukan Tergolong Syirik Sebagaimana yang dikatakan oleh Kaum Wahabi.
- Bila Ziarah saja, Mengapa Abu Ayyub
Al-Anshari ra Tidak Cukup Memberi Salam dan Berdo’a kepada Allah Swt, Tanpa Diiringi dengan Menempelkan Wajahnya Diatas Pusara
Nabi Saw...????
- Dalam Konteks Riwayat tsb Jelas....!!
Jika Hal tersebut Syirik, Niscaya Marwan Akan Tetap Bersikeras Melarang Perbuatan Abu Ayyub Al-Anshari tersebut.
Bila Orang ingin Menerapkan Amar Ma'ruf Nahi Munkar, tidak Perduli Siapapun yang Berbuat (baik itu Shahabat ataupun Bukan Shahabat) Harus Tegas dan Dicegah Perbuatan Munkarnya.
Lalu Mengapa Marwan Malah Menghentikan Tegurannya Ketika Melihat bahwa yang Melakukannya adalah Abu Ayyub Al-Anshari..????
- Jika Apa yang Dilakukan Abu Ayyub Al-Anshari (Seorang Shahabat Rasulullah Saw, itu Perbuatan Syirik (Sebagaimana Pemahaman Kaum Wahabi) Maka Mungkinkah Seorang Shahabat Semacam Beliau Melakukan Perbuatan Syirik..?????,
Tentu Tidak Mungkin..!!!
- Beranikah Kaum Wahabi Mengatakan Bahwa,
Abu Ayyub Al-Anshari Pelaku Syirik karena Tergolong Penyembah Kubur (Quburiyuun).???
scan kitab dibawah ini ...


Komentar

Postingan populer dari blog ini

BIOGRAFI SYEKH AL-'ALLAMAH ABDULLAH BA-FADOL

 BIOGRAFI SYEKH AL-'ALLAMAH ABDULLAH BA-FADOL Nama dan Nasab Beliau : Seorang yang sholeh, alim, faqih, seiykh al-allamah Abdullah bin Abdurrahman bin Abi Bakar bin Muhammad Ba-fadol. Dilahirkan di Kota Tarim-Hadramaut-Yaman pada tahun 850 H. Guru-guru Beliau : Beliau belajar pertama kali kepada ayahnya (Seiykh Abdurrahman), dan beberapa tokoh ilmuan lainnya dari sadah (keluarga) bani alawi di kota Tarim pada waktu itu. Kemudian beliau pergi ke kota Aden dan belajar bersama Seiykh Muhammad Bin Ahmad Ba-fadol, Seiykh Abdullah Bin Ahmad Ba-mahromah, dan  Sayyid Umar Bin Abdurrahman Ba-alawi. Kemudian beliau pergi ke kota Haromaen (Mekah dan Madinah), dan belajar di Mekah bersama Qodi Burhanudin, dan Muhibudin AT-Tobri , dan di Madinah dengan seiykh Muhammad Bin Abi Faraj Al-Usmani, dan Abi Fatah Al-Mawafi dan masih banyak guru-gurunya yang tidak kami sebutkan. Murid-murid Beliau : Ada banyak orang yg belajar dengan beliau. Dan yang paling legendaris di antara mu...

KEUTAMAAN NEGERI SYAM

  KEUTAMAAN NEGERI SYAM Oleh : Ahmad Syahrin Thoriq Syam secara umum adalah kawasan yang sekarang meliputi empat negara yaitu Palestina, Yordania, Libanon dan Suriah. Dan wilayah ini memiliki fadhilah khusus baik secara tersirat maupun tersurat di dalam al Quran dan juga Hadits Nabawi. Berikut diantaranya : 1. Negeri yang diberkahi وَنَجَّيْنَاهُ وَلُوطًا إِلَى الْأَرْضِ الَّتِي بَارَكْنَا فِيهَا لِلْعَالَمِينَ “Dan Kami selamatkan Ibrahim dan Luth ke sebuah negeri yang Kami telah memberkahinya untuk sekalian manusia”.(QS. al Anbiya :71) اللهم بارك لنا في شامنا وبارك لنا في يمننا قالوا وفي نجدنا قال اللهم بارك لنا في شامنا وبارك لنا في يمننا قالوا وفي نجدنا قال هناك الزلازل والفتن وبها أو قال منها يخرج قرن الشيطان “Ya Allah, berilah kami barakah pada negeri Syam, ya Allah berilah kami barakah pada negeri Yaman. Para sahabat bertanya: termasuk Nejed ? Rasulullah berdoa: Ya Allah berilah kami barakah pada negeri Syam, ya Allah berilah kami barakah pada negeri Yaman. Para sahabat mas...

makalah bahasa arab lengkap

Makalah Bahasa Arab BAB   I PENDAHULUAN A.        Latar Belakang Di dalam Bahasa Arab mempelajari Ilmu Nahwu sangatlah penting karena dari situlah bisa mempelajari bahasa arab dengan mudah. Selain itu, mempelajari Ilmu Nahwu sangat penting untuk memahami Al-Qur’an, artinya ; karena menurut kaidah hukum Islam, mengerti Ilmu Nahwu bagi mereka yang ingin memahami Al-Qur’an hukumnya fardlu ‘ain. Dan sangat dianjurkan bagi manusia untuk menjaga lisannya dari kesalahan dan biasa faham artinya Al-Qur’an dan Hadits maka oleh karena itulah Ilmu Nahwu harus dipelajari dan difahami lebih didahulu dibanding ilmu yang lain karena tanpa Ilmu Nahwu tidak akan pernah dapat dipahami. B.        Pengertian Kalimat Isim yang dibaca rofa itu ada tujuh sebagaimana yang akan dibahas dalam babnya masing-masing. Fa’il itu kalimat Isim baik soreh atau muawal yang dibaca rofa yang sebelumnya t...