Langsung ke konten utama

BIOGRAFI SYEKH AL-'ALLAMAH ABDULLAH BA-FADOL


 BIOGRAFI SYEKH AL-'ALLAMAH ABDULLAH BA-FADOL

Nama dan Nasab Beliau :

Seorang yang sholeh, alim, faqih, seiykh al-allamah Abdullah bin Abdurrahman bin Abi Bakar bin Muhammad Ba-fadol. Dilahirkan di Kota Tarim-Hadramaut-Yaman pada tahun 850 H.

Guru-guru Beliau :

Beliau belajar pertama kali kepada ayahnya (Seiykh Abdurrahman), dan beberapa tokoh ilmuan lainnya dari sadah (keluarga) bani alawi di kota Tarim pada waktu itu.

Kemudian beliau pergi ke kota Aden dan belajar bersama Seiykh Muhammad Bin Ahmad Ba-fadol, Seiykh Abdullah Bin Ahmad Ba-mahromah, dan  Sayyid Umar Bin Abdurrahman Ba-alawi.

Kemudian beliau pergi ke kota Haromaen (Mekah dan Madinah), dan belajar di Mekah bersama Qodi Burhanudin, dan Muhibudin AT-Tobri , dan di Madinah dengan seiykh Muhammad Bin Abi Faraj Al-Usmani, dan Abi Fatah Al-Mawafi dan masih banyak guru-gurunya yang tidak kami sebutkan.

Murid-murid Beliau :

Ada banyak orang yg belajar dengan beliau. Dan yang paling legendaris di antara murid-muridnya seperti Al-muhaddist Muhammad Bin Ali Khard, pengarang kitab Al-goror, dan saudaranya Qodi Amad Syarif, Al-allamah Seiykh Bin Abdullah Al-Idrus dan Abdurrahman Bin Seiykh Ali Bin Abi Bakar.

Keilmuan Beliau :

Beliau hidup di kalangan ahli ilmu, dan pada waktu itu pertengahan masa ke-emasan bagi daerah Hadramaut. Lebih-lebih kota Tarim, dihiasi dengan keilmuan, kezuhudan, ahli tasauf, dan lain-lain. Beliau dididik oleh bapaknya dari kecil sehingga beliau hafal Al-qur'an di sertai ilmu qiroahnya.

Kemudian beliau pergi ke kota Aden dan belajar berbagai macam bidang ilmu, seperti ilmu hadist, tafsir, fiqih, bahasa arab, tasauf dan lain-lain. Setelah beliau belajar di luar, dan mendapatkan ijazah dari masaiykhnya, beliau kembali ke kampungnya (Tarim) dan mengajar di kubahnya yang populernya di sebut dengan Kubah Abu Maryam, hingga saat ini program menghafal al-Quran di kubah tersebut masih tetap berjalan.

Kemudian beliau pergi ke kota Seher untuk menjadi dosen di salah satu universitas di sana, dan yang meminta beliau adalah seorang qodi Seher pada waktu itu yang terkenal dengan nama Muhammad Bin Isa. Dia sendiri yang meminta Seiykh Abdullah, karena dia kenal Seiykh Abdullah dengan keilmuan dan perangainya yang indah.

Beliau di kalangan masyarakat di kenal sebagai salah satu pembesar masaiykh di zamannya, istiqomah, dicintai oleh masyarakat, dan beliau adalah salah satu yang aktif dalam  mendamaikan kobilah-kobilah yang cekcok pada waktu itu.

Karangan-karangan Beliau :

Mukhtasar Muqaddimah Hadromiyah As-Sogir.
Mukhtasor Muqaddimah Hadromiyah Al-Kabir.
Risalah Fi Aorodil AL-Masa' Wa- Assobah.
Hilyatul Baroroh  Fi Azkarilhaj Wal-umroh.
Muallif Fi Ma'rifatil Qiblah.

Wafat Beliau :

    Beliau wafat di kota seher tepatnya pada bulan ramadhan, tahun 918 H.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

makalah dakwah rasulullah periode madinah lengkap

Tugas kelompok Mata kuliah  :  Sejarah Peradaban Islam Dosen            :  Asra Azis, S.Hum., MA         ABD.KADIR INSTITUT AGAMA  ISLAM  JURUSAN  TARBIYAH ALMAWADDAH   WARAHMAH KOLAKA 2014 KATA PENGANTAR É O ó ¡ Î 0 « ! $ # Ç ` » u H ÷ q §  9 $ # É O Š Ï m §  9 $ # Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan nikmat dan karunia-Nya kepada kita sehingga maka lah dengan judul “DAKWAH RASULULLAH  PERIODE MADINAH ” dapat diselesaikan tepat waktu. Makalah ini sebagai tugas dari mata kuliah SEJARAH PERADABAN ISLAM . Adapun tujuan dari penyusunan makalah ini agar mahasiswa dapat memahami lebih dalam tentang materi tersebut. Makalah ini tidak dapat diselesaikan tanpa bantuan dan kerjasama dari rekan-rekan ...

makalah bahasa arab lengkap

Makalah Bahasa Arab BAB   I PENDAHULUAN A.        Latar Belakang Di dalam Bahasa Arab mempelajari Ilmu Nahwu sangatlah penting karena dari situlah bisa mempelajari bahasa arab dengan mudah. Selain itu, mempelajari Ilmu Nahwu sangat penting untuk memahami Al-Qur’an, artinya ; karena menurut kaidah hukum Islam, mengerti Ilmu Nahwu bagi mereka yang ingin memahami Al-Qur’an hukumnya fardlu ‘ain. Dan sangat dianjurkan bagi manusia untuk menjaga lisannya dari kesalahan dan biasa faham artinya Al-Qur’an dan Hadits maka oleh karena itulah Ilmu Nahwu harus dipelajari dan difahami lebih didahulu dibanding ilmu yang lain karena tanpa Ilmu Nahwu tidak akan pernah dapat dipahami. B.        Pengertian Kalimat Isim yang dibaca rofa itu ada tujuh sebagaimana yang akan dibahas dalam babnya masing-masing. Fa’il itu kalimat Isim baik soreh atau muawal yang dibaca rofa yang sebelumnya t...