Langsung ke konten utama

Nikah Muda

 NIKAH MUDA


Saat Abahku memaksaku untuk menikah

"Aku ingat,saat itu usiaku masih 18 Thn,Tiba-tiba abahku memintaku untuk segera menikah,beliau sepertinya condong kpd pendapat sebagian ulama yg menyatakan :

"WAJIB (jika ia mampu) bagi seorang ayah menikahkan anaknya jika ia sudah dewasa,dan sudah dipandang "perlu" untuk menikah"

pendapat ini berdasarkan Hadits Riwayat Al Baihaqi dari Abdullah Bin Abbas,Rasulullah Saw bersabda :

"من ولد له ولد فليحسن إسمه و أدبه فإذا بلغ فليزوجه فإن بلغ و لم يزوجه فأصاب إثما فإنما إثمه على أبيه"

"Barang siapa yg memiliki seorang anak,maka berikan ia nama yg baik, dan ajarkan ia adab yg baik, jika ia sudah baligh maka nikahkanlah,jika ia sudah baligh,dan sang ayah belum menikahkannya,lantas ia jatuh dalam perbuatan dosa,maka yg menanggung. dosanya adalah ayahnya"

Aku betul- betul terkejut Ketika abahku menawarkanku untuk menikah di waktu  itu,aku sama sekali tdk menyangka,krn memang aku masih belum siap,aku sama sekali belum mempunyai fikiran untuk menikah.

Akhirnya aku tolak permintaan beliau,aku meyakinkannya bahwa aku sama sekali belum tertarik untuk melepas masa lajangku,akan tetapi beliau masih tetap bersikukuh atas pendapatnya,beliau mengambil kitab Ihya' Ulumuddin,membuka Bab Nikah,dan mulai membacakan untukku Kalam-kalam Imam Ghozali tentang pernikahan dan keutamaan-keutamaannya.

Melihat teguhnya pendirian beliau,aku merasa jika terus menolak ini akan membuatku jatuh dlm kedurhakaan,akhirnya terpaksa aku menerima tawaran beliau.

Demi itu,beliau melamar seorang gadis untukku(namanya Amiroh),umurnya beberapa tahun lebih tua dariku,dan demi berbakti kepada abahku,aku terima gadis pilihan beliau itu.

aku tahu,waktu itu abahku tidak memiliki biaya yang cukup untuk pernikahanku,akhirnya beliau memilih untuk menjual kitab-kitab berharga yang ada di perpustakaannya,dan akupun menikah.

Suatu hari,pada waktu subuh sekitar seminggu dari pernikahanku,abahku menggedor-gedor pintu kamarku,berkali-kali ia memanggil namaku,aku yang masih tidur di waktu itu langsung terbangun,dari balik pintu aku mendengar beliau berkata :

" semalam aku mendapat kabar gembira yang seharusnya membuatmu bersujud syukur,tapi sekarang engkau masih tidur,??"

Aku bergegas membuka pintu,penasaran apa kiranya kabar gembira yang membuat abahku sampai menggedor -gedor pintu kamarku di waktu sepagi ini..?

Beliau tersenyum lantas bercerita :

"Tadi malam aku bermimpi Rasulullah Saw mengunjungi rumah kita bersama segerombolan lelaki,aku yakin mereka adalah para sahabat Nabi,beliau berkata padaku :

"Kami datang untuk mengucapkan selamat untuk SAID atas pernikahannya"

Itu adalah "Bisyaroh"(kabar gembira) pertama yg aku dapatkan setelah aku menikah,yang membuatku merasa sangat beruntung dan bahagia akan pernikahanku,kabar gembira itu diiringi berbagai kebaikan dan barokah yang selalu menyertai keluarga kami hingga hari ini.."



Sumber ::
cerita diatas adalah pengalaman pribadi Assyahid Syaikh M.Said Romadhon Al Buty yg terekam dalam kitabnya "Hadza Walidi" Hal 61-62.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KEUTAMAAN NEGERI SYAM

  KEUTAMAAN NEGERI SYAM Oleh : Ahmad Syahrin Thoriq Syam secara umum adalah kawasan yang sekarang meliputi empat negara yaitu Palestina, Yordania, Libanon dan Suriah. Dan wilayah ini memiliki fadhilah khusus baik secara tersirat maupun tersurat di dalam al Quran dan juga Hadits Nabawi. Berikut diantaranya : 1. Negeri yang diberkahi وَنَجَّيْنَاهُ وَلُوطًا إِلَى الْأَرْضِ الَّتِي بَارَكْنَا فِيهَا لِلْعَالَمِينَ “Dan Kami selamatkan Ibrahim dan Luth ke sebuah negeri yang Kami telah memberkahinya untuk sekalian manusia”.(QS. al Anbiya :71) اللهم بارك لنا في شامنا وبارك لنا في يمننا قالوا وفي نجدنا قال اللهم بارك لنا في شامنا وبارك لنا في يمننا قالوا وفي نجدنا قال هناك الزلازل والفتن وبها أو قال منها يخرج قرن الشيطان “Ya Allah, berilah kami barakah pada negeri Syam, ya Allah berilah kami barakah pada negeri Yaman. Para sahabat bertanya: termasuk Nejed ? Rasulullah berdoa: Ya Allah berilah kami barakah pada negeri Syam, ya Allah berilah kami barakah pada negeri Yaman. Para sahabat mas...

BIOGRAFI SYEKH AL-'ALLAMAH ABDULLAH BA-FADOL

 BIOGRAFI SYEKH AL-'ALLAMAH ABDULLAH BA-FADOL Nama dan Nasab Beliau : Seorang yang sholeh, alim, faqih, seiykh al-allamah Abdullah bin Abdurrahman bin Abi Bakar bin Muhammad Ba-fadol. Dilahirkan di Kota Tarim-Hadramaut-Yaman pada tahun 850 H. Guru-guru Beliau : Beliau belajar pertama kali kepada ayahnya (Seiykh Abdurrahman), dan beberapa tokoh ilmuan lainnya dari sadah (keluarga) bani alawi di kota Tarim pada waktu itu. Kemudian beliau pergi ke kota Aden dan belajar bersama Seiykh Muhammad Bin Ahmad Ba-fadol, Seiykh Abdullah Bin Ahmad Ba-mahromah, dan  Sayyid Umar Bin Abdurrahman Ba-alawi. Kemudian beliau pergi ke kota Haromaen (Mekah dan Madinah), dan belajar di Mekah bersama Qodi Burhanudin, dan Muhibudin AT-Tobri , dan di Madinah dengan seiykh Muhammad Bin Abi Faraj Al-Usmani, dan Abi Fatah Al-Mawafi dan masih banyak guru-gurunya yang tidak kami sebutkan. Murid-murid Beliau : Ada banyak orang yg belajar dengan beliau. Dan yang paling legendaris di antara mu...

ULAMA YANG DIJULUKI SI TULI

  ULAMA YANG DIJULUKI SI TULI Oleh : Ahmad Syahrin Thoriq Sosok yang kita bicarakan ini adalah ulama generasi tabi’ut tabi’in yang begitu banyak dinukil nasehat-nasehat indah nan menggugah darinya. Hampir bisa dipastikan, jika kita membaca kumpulan nasehat dari para ulama, selalu ada “quote” terselip yang merupakan untaian nasehatnya. Karena itulah kemudian ulama ini digelari : ‌لقمان ‌هذه ‌الأمة “Lukmanul Hakimnya umat ini...”[1] Beliau adalah Abu Abdurrahman Hatim ibn Alwan bin Yusuf rahimahullah, namun lebih dikenal dengan sebutan imam Hatim al Asham yang artinya Hatim si tuli. Mengapa beliau sampai dilabeli dengan sebutan tuli ? Apakah memang pendengaran beliau terganggu sehingga dijuluki seperti itu ? Kan tidak sopan menyebut orang tuli meskipun ia tuli beneran apalagi seorang ulama ? Tidak, julukan itu tidak ada kaitannya dengan fungsi pendengaran beliau, sang imam memiliki pendengaran yang normal bahkan cenderung tajam, adapun julukan tuli ini ada kisah yang melatar belakan...